Nama aslinya adalah Cukang Taneuh, istilah Sunda yang berarti “jembatan tanah”. Namun, seiring berkembangnya pariwisata, nama Green Canyon lebih populer digunakan karena panorama tebing batunya sering disamakan dengan Grand Canyon di Amerika Serikat, meski tentu dalam skala yang jauh lebih kecil.
Kenapa Disebut Green Canyon?
Daya tarik utama tempat ini adalah aliran sungai berwarna hijau toska yang mengalir di antara tebing-tebing batu kapur tinggi.
Warna hijau tersebut berasal dari pantulan cahaya matahari pada dasar sungai yang berbatu dan jernih,
menciptakan efek visual yang memukau, terutama saat cuaca cerah.
Selain pemandangan, sensasi utama yang ditawarkan tempat ini adalah body rafting,
yaitu menyusuri sungai sambil berenang dan melompat dari batu-batu di sekitar aliran air.
Aktivitas ini menjadi primadona bagi wisatawan yang gemar petualangan bernuansa adrenalin.
Rincian Harga Tiket dan Aktivitas
Untuk masuk kawasan Green Canyon, wisatawan cukup membayar tiket masuk mulai Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang tergantung hari kunjungan.
Namun, untuk menikmati body rafting, ada biaya tambahan yang bervariasi tergantung paket dan jarak trek yang dipilih.
Paket body rafting umumnya dibagi menjadi dua pilihan: trek pendek sekitar 5 km dengan durasi 2 jam, dan trek panjang sekitar 10 km dengan durasi 3 jam. Harga paket body rafting berkisar antara Rp175.000 hingga Rp250.000 per orang, tergantung penyedia jasa dan fasilitas yang disertakan.
Titik-Titik Atraksi yang Wajib Dikunjungi
Ada beberapa titik atraksi populer di sepanjang kawasan Green Canyon, di antaranya Gua Cukang Taneuh, Batu Tengah, Batu Payung, dan Pemandian Putri. Masing-masing titik menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari menyusuri gua alami hingga melompat dari batu tinggi ke aliran sungai.
Bagi yang tidak ingin mengambil paket body rafting penuh, tersedia juga opsi menyusuri sungai dengan perahu sambil menikmati pemandangan, kemudian dilanjutkan dengan sesi berenang santai di titik-titik tertentu.
Cara Menuju Lokasi
Akses menuju Green Canyon terhitung mudah. Dari terminal Pangandaran, wisatawan bisa menggunakan angkutan umum menuju terminal Cijulang yang berjarak sekitar 27 km, ditempuh sekitar 40 menit perjalanan. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan ojek atau mobil sewaan menuju Dermaga Ciseureuh yang hanya berjarak sekitar 5 menit.
Tips Berkunjung
Datanglah sepagi mungkin, terutama jika menginap di kawasan Pangandaran, agar mendapatkan suasana yang belum terlalu ramai. Selain itu, siapkan pakaian ganti dan alas kaki yang tidak licin, mengingat sebagian aktivitas melibatkan medan berbatu dan basah.
Dengan kombinasi tiket yang terjangkau dan pengalaman petualangan yang jarang ditemukan di tempat lain, tidak heran jika Green Canyon Pangandaran terus jadi incaran wisatawan domestik maupun mancanegara sepanjang 2026.
—
Sumber: